NETWORK LAYER
Fungsi Network Layer
Beberapa fungsi kunci dari lapisan jaringan meliputi:
- Alamat Jaringan: Lapisan jaringan memberikan alamat logis unik kepada setiap perangkat dalam jaringan, yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat di dalam jaringan tersebut. Contohnya, dalam protokol IPv4, alamat IP digunakan sebagai alamat jaringan.
- Routing (Pengarahan Jalan): Salah satu fungsi penting lapisan jaringan adalah menentukan rute terbaik yang harus diambil oleh paket data untuk mencapai tujuannya. Ini melibatkan pemilihan jalur yang paling efisien dalam jaringan berdasarkan algoritma routing yang dipilih.
- Forwarding (Penerusan): Lapisan jaringan juga bertanggung jawab untuk meneruskan paket data dari satu perangkat jaringan ke perangkat lainnya berdasarkan alamat tujuan. Ini melibatkan penggunaan tabel routing untuk menentukan jalur yang tepat bagi paket tersebut.
- Fragmentasi dan Reassemblage: Lapisan jaringan dapat memecah paket data menjadi bagian-bagian yang lebih kecil (fragmentasi) untuk memfasilitasi pengiriman melalui jaringan dengan MTU (Maximum Transmission Unit) yang berbeda. Kemudian, pada tujuan, paket-paket tersebut direassembled kembali menjadi data asli (reassembly).
- Error Handling (Penanganan Kesalahan): Beberapa protokol lapisan jaringan menyediakan mekanisme untuk mendeteksi dan mengatasi kesalahan dalam pengiriman data, seperti protokol ICMP (Internet Control Message Protocol) yang digunakan untuk mengirim pesan kesalahan dan pemberitahuan.
- Pengalihan dan Pengalamatan: Lapisan jaringan memungkinkan perangkat jaringan untuk mengenal dan mengarahkan paket data ke tujuan yang tepat dalam jaringan, menggunakan alamat jaringan untuk mengidentifikasi perangkat tujuan.
Protokol pada Network Layer
1. IP (Internet Protocol)
IP digunakan untuk mentransmisikan data dalam paket yang disebut dengan datagram.
2. ARP (Address Resolution Protocol)
ARP digunakan untuk mengetahui alamat IP berdasarkan alamat fisik dari sebuah komputer.
3. RARP (Reverse Address Resoluiton Protocol)
RARP digunakan untuk mengetahui alamatfisik melalui IP komputer.
4. ICMP (Internet Control Message Protocol)
ICMP digunakan untuk mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah pas host-nya.
5. IGMP (Internet Group Message Protocol)
IGMP digunakan untuk memberi fasilitas message yang simultan kepada group penerima.
Cara Kerja Network Layer
Pada layer network setiap segmen akan dari transport layer akan diberikan tambahan pada header nya yang disebut IP header seperti gambar dibawah ini. Apabila setiap potongan dari message ini diberi IP header maka Namanya berubah dari segmen menjadi paket. Layer 3 dapat mendukung jaringan connection oriented atau connection less (tetapi tidak keduanya pada saat yang sama).
Lapisan jaringan dianggap sebagai tulang punggung Model OSI. Proses yang paling penting pada lapisan network yaitu memilih dan mengelola jalur logis terbaik (sirkuit virtual) untuk transfer data antar node dengan menetapkan alamat IP tujuan dan sumber ke setiap segmen data.
Dalam model OSI, lapisan jaringan merespons permintaan dari lapisan di atasnya (lapisan transport) dan mengeluarkan permintaan ke lapisan di bawahnya (lapisan data link). Informasi tentang host sumber dan tujuan harus sudah terdapat dalam lapisan data link (Lapisan 2), tetapi lapisan jaringanlah yang menghubungkan berbagai jaringan yang memungkinkan data berpindah di antara keduanya. Sementara itu performance jaringan dapat ditentukan oleh Quality of Service (QoS) yang memungkinkan untuk memprioritaskan jenis lalu lintas tertentu.
- Time to Live, Berisi jumlah router/hop maksimalyang boleh dilewati paket IP. Setiap kali melewatisatu router, isi dari field ini dikurangi satu. JikaTTL telah habis dan paket tetap belum sampai ketujuan, paket ini akan dibuang dan router terakhirakan mengirimkan paket ICMP time exceeded.Hal ini dilakukan untuk mencegah paket IP terusmenerus berada di dalam network.
- Protokol, mengandung angka yangmengidentifikasikan protokol layer atas penggunaisi data dari paket IP ini.
- Header Checksum, berisi nilai checksum yangdihitung dari seluruh field dari header packet IP.Sebelum dikirimkan, protokol IP terlebih dahulumenghitung checksum dari header paket IPtersebut untuk nentinya dihitung kembali di sisipenerima. Jika terjadi perbedaan, maka paket inidianggap rusak dan dibuang.
- IP Address, pengirim dan penerima data
Lapisan 3 ini juga berisi perangkat keras seperti router, switch, dan firewall. Protokol lapisan jaringan ada di setiap host atau router. Router memeriksa field header dari semua paket IP yang melewatinya. Perangkat lunak jaringan digunakan untuk melampirkan header ke setiap paket data yang dikirim serta membacanya untuk menentukan bagaimana paket tersebut ditangani di ujung penerima. Semua proses koneksi, enkripsi, pengecekan, dan perutean terjadi di lapisan jaringan dan dilakukan oleh beberapa protokol berbeda, termasuk: IP, IPsec, IPX/SPX, ICMP, IGMP,GRE.
Source:
Komentar
Posting Komentar