GIT dan GitHub

 GIT & GitHub

Version Control

Version Control adalah sistem yang memungkinkan pengelolaan dan pelacakan perubahan pada file, dokumen, atau jenis konten lainnya dari waktu ke waktu. Sistem ini umumnya digunakan dalam pengembangan perangkat lunak, tetapi juga dapat diterapkan di bidang lain seperti penulisan, desain grafis, dan analisis data.

Tujuan utama dari Version Control adalah mencatat setiap perubahan yang dilakukan pada proyek, sehingga memudahkan pelacakan dan pengelolaan berbagai versi atau revisi. Saat kita ingin menyimpan semua perubahan pada file, biasanya kita membuat file baru menggunakan "save as", yang mengakibatkan file-file menumpuk dalam direktori proyek, seperti yang digambarkan di atas.

Namun, dengan menggunakan Version Control, hanya ada satu file dalam proyek. Version Control akan mencatat semua perubahan yang terjadi, sehingga jika terjadi kesalahan, kita dapat dengan mudah kembali ke versi sebelumnya. Selian itu version control jug amembantu dalam menggabungkan share project dan berkolaborasi




GIT



Git adalah sistem kontrol versi terdistribusi (VCS) yang dibuat untuk mengelola dan melacak perubahan pada file dari waktu ke waktu. Sistem ini dikembangkan oleh Linus Torvalds, yang juga menciptakan sistem operasi Linux. Git sangat populer dalam pengembangan perangkat lunak tetapi bisa digunakan pada proyek atau file apa pun yang memerlukan pengelolaan versi.

Sistem kontrol versi seperti Git digunakan untuk memantau perubahan pada file, memungkinkan kolaborasi dengan orang lain, dan memudahkan kembali ke versi sebelumnya jika diperlukan. Git memungkinkan banyak pengembang bekerja pada proyek yang sama secara bersamaan dan mengelola kontribusi mereka dengan efisien.

Prosedur ini membantu berbagai divisi proyek memantau dan menggabungkan (merge) ekstensi yang berbeda dengan mudah, sehingga aplikasi yang dikembangkan oleh tim proyek dapat berfungsi tanpa perlu menghubungkan secara manual.

Dalam Git, terdapat istilah commit yang digunakan untuk menyimpan riwayat perubahan pada file. Selain itu, developer juga bisa kembali ke versi source code sebelumnya dengan menggunakan perintah checkout.

GitHub



GitHub adalah platform berbasis web yang menyediakan hosting untuk repositori Git. GitHub menambahkan antarmuka pengguna grafis (GUI) di atas Git dan menawarkan fitur tambahan untuk meningkatkan kolaborasi, tinjauan kode, dan manajemen proyek. GitHub telah menjadi sangat populer dan banyak digunakan oleh individu, tim, dan organisasi untuk proyek pengembangan perangkat lunak, baik yang bersifat open source maupun pribadi.GitHub adalah layanan cloud yang berguna untuk menyimpan dan mengelola proyek yang disebut repository (repo git).

Meskipun konsep kerja GitHub mirip dengan Git, yang memungkinkan penulisan source code oleh individu atau tim, perbedaannya terletak pada pelaksanaan perintah. Perintah Git dijalankan secara lokal di komputer kita, sedangkan perintah GitHub dilakukan secara global menggunakan internet. Ini meringankan beban penyimpanan di komputer kita karena file proyek disimpan di cloud GitHub.

Selain itu, GitHub menawarkan fitur tambahan seperti blog dan feed yang dibuat oleh pengguna lain. Fitur ini memungkinkan pengguna dari seluruh dunia untuk berbagi ide pemrograman dan berdiskusi dalam menyelesaikan masalah. Postingan di GitHub umumnya berkaitan dengan pemrograman, menjadikannya forum diskusi bagi para programmer, mirip dengan media sosial.

Hubungan GIT & GitHub

 Project Git yang sebelumnya cuma kita save (commit) ke pentimpanan (repository) local sekarang bisa dibuat menjadi global melalui mekanisme push, begitu pula sebaliknya file yang sebelumnya ada di global bisa kita salin (clone) dengan mekanisme pull.

Selain itu juga dengan kosep tersebut temen-temen akan mudah ketika melakukan kolaborasi sebuah project dengan orang lain karena bisa melakukan mekanisme 1 server untuk menyimpan project.


Perbedaan GIT & GitHub

1. Bentuk pengoperasian

Perbedaan utama antara Git dan GitHub terletak pada pengoperasian dan fungsinya. Keduanya memudahkan penggabungan dan pembagian kode, namun Git adalah perangkat lunak open source yang dirancang untuk mencatat riwayat kode sumber.

Sebaliknya, GitHub adalah layanan hosting berbasis web untuk repositori Git. GitHub menyediakan seluruh fitur DVCS SCM yang dilengkapi dengan berbagai alat tambahan seperti manajemen tiket, manajemen proyek, dan pelacakan bug. Melalui GitHub, developer dapat membagikan, mengakses, dan menyimpan salinan repositori dari jarak jauh.

2. Menggunakan commands yang berbeda

Seorang developer yang menggunakan Git dapat memanfaatkan command-line tool untuk menjalankan kode dan menggabungkannya ke perangkat lokal. Sementara itu, GitHub menyediakan antarmuka berbasis cloud yang gratis sebagai tempat untuk menyelesaikan tugas mereka.

Git menangani berbagai perintah dan cenderung fokus pada tugas-tugas SCM yang spesifik seperti push, pull, reset, commit, fetch, dan merge. Di sisi lain, GitHub berfungsi sebagai host untuk repositori Git, memungkinkan penyimpanan kode di lokasi yang terpusat.

3. Fitur

Git dan GitHub memiliki fungsi dan fitur yang berbeda. Berikut adalah fitur-fitur yang ditawarkan oleh Git:
  • Kompatibilitas: Git sangat kompatibel dengan berbagai sistem operasi.
  • Branching: Fitur branching memungkinkan pembuatan modifikasi pada proyek tanpa mempengaruhi versi asli.
  • Reliabilitas: Data dicadangkan pada server pusat dan dapat dipulihkan dengan mudah meskipun server pusat rusak.
  • Kecepatan: Git dapat menangani proyek berskala besar dengan efisien.
  • Ekonomis: Git tersedia secara gratis dan dirilis di bawah General Public License (GPL).

Sedangkan GitHub menawarkan berbagai fitur yang membantu programmer dalam pekerjaan mereka:

  • Drag and Drop Gist: Gist adalah widget GitHub yang memungkinkan hosting kode dalam file.
  • File Finder: Fitur ini digunakan untuk menavigasi file dalam repositori proyek dengan cepat, bisa diaktifkan dengan menekan tombol T atau mengetik nama file yang dicari.
  • GitHub Emoji: Kumpulan emotikon yang bisa digunakan untuk mengekspresikan sesuatu, dapat ditambahkan ke Wiki dan README.md.
  • Git.io: Fitur ini digunakan untuk mempersingkat URL dari GitHub, memudahkan berbagi repositori.
  • Linking Lines: Fitur ini memungkinkan berbagi baris tertentu dalam file dengan menambahkan #L diikuti nomor baris.

Source:


Komentar